Champion NA

Nicky Tangkilisan

Nicky Tangkilisan, kenakalannya dimulai saat ia terjebak dalam pergaulan yang salah. Di usia remaja, ia menggunakan narkoba, bahkan menjadi pengedar narkoba. Selain akrab dengan dunia narkoba, ia juga terlibat dalam geng motor, street fighter, judi, sex bebas dan prostitusi. Nicky sempat overdoasis karena penggunaan narkoba dan ingin bunuh diri karena stres dan depresi. Hingga akhirnya ia tertangkap polisi dan menjalani rehabilitas.

Bersama No Apologies Indonesia, sejak Februari 2008, Nicky telah mengajar dan melayani ribuan anak-anak muda di berbagai komunitas, lembaga, sekolah dan kampus. Harapannya, melalui gerakan No Apologies, generasi muda bangsa ini dapat diselamatkan dari segala perilaku menyimpang beresiko tinggi yang pernah ia lakukan dulu di masa remaja.

Wiky Senjani

Wiky Senjani, dibesarkan dengan latar belakang keluarga broken home. Orangtuanya menikah di usia sekolah, tidak siap secara spiritual, mental dan ekonomi untuk membesarkan seorang anak. Kondisi perekonomian yang menjadi masalah utama dalam keluarga akhirnya memicu timbulnya KDRT. Wiky mengalami penyiksaan dan kemiskinan membautnya mengalami depresi berat.

Bersama No Apologies Indonesia. Wiky ingin hidup memberi dampak bagi gemerasi muda. Ia berjuang menyampaikan pesan positif melalui gerakan NO Apologies agar setiap anak muda dengan latar belakang keluarga broken home punya semangat, harapan, tujuan hidup dan berani menatap masa depan tidak ditentukan oleh masa lalu dan latar belakang keluarga yang broken, tetapi ditentukan oleh keputusan untuk bangkit dan usaha dalam menggapai tujuan hidup.

Victor Repi

Victor Repi, berasal dari keluarga yang memiliki perekonomian cukup baik pada awalnya. Sampai suatu waktu. udaha keluarganya bangkrut dan rumah mereka digadaikan. Hidup dengan perasaan tertekan dan malu. Keadaan ini akhirnya membuat Victor hidup memberontak. Ia jatuh dalam pergaulan yang salah saat duduk di bangku SMA. Sekolahnya hancur, sementara ekonomi keluarganya semakin terpuruk, membuatnya hidup tanpa harapan dan tanpa impian.

Bersama No Apologies Indonesia, Victor ingin menyampaikan kebenaran yang telah diajarkan kepadanya melalui workshop No Apologies dan yang telah mengubah kehidupannya, agar setiap anak-anak muda di Indonesia menyadari seperti apagambar dirinya dihadapan Pencipta, bahwa setiap kita adalah pribadi yang berharga, unik, utuh, spesial dan dikasihi

Garry Kurniawan

Garry Kurniawan, tumbuh besar dikeluarga yang tidak memiliki nilai-nilai, prinsip hidup yang benar, kehidupan yang bebas tanpa larangan dan tujuan hidup. Garry muda sudah banyak menyaksikan aktivitas narkoba, judi dan dunia malam, yang jusru terjadi dalam keluarganya sendiri. Saat SMA, orang tuanya berpisah dan mengalami kebangkrutan ekonomi sehingga Garry tumbuh menjadi pribadi yang tidak memiliki gambaran keluarga yang sehat.

Bersama No Apologies Indonesia, Garry ingin menjadi bagian dalam mengubah kehidupan anak-anak bangsa ini. Membangun karakter anak-anak muda Indonesia dengan menanamkan nilai-nilai yang baik melalui gerakan No Apologies, agar kelak mereka menjadi keluarga-keluarga yang bertumbuh dan menjadi teladan

Posted in Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *